Categories
Uncategorized

Cara Jogging yang Benar Sesuai Anjuran Para Ahli

wwezone.org – Jogging ialah sebuah aktivitas lari kecil yang biasanya bertujuan untuk menjaga kesehatan tubuh. Disamping itu, kegiatan olahraga fisik ini sangatlah murah dan praktis sehingga banyak dipilih oleh orang-orang penerap gaya hidup sehat. Lalu, bagaimanakah sebenarnya cara jogging yang benar?

Teknik Melakukan Jogging

1.Pemanasan

Pemanasan perlu dilakukan untuk meningkatkan denyut jantung secara perlahan. Dimana hal ini menjadi sinyal baik bahwa tubuh sudah siap diajak ‘bekerja’. Pemanasan diklaim akan mengurangi stress pada jantung ketika seseorang hendak berolahraga.

2. Postur Tubuh ketika Jogging

  • Posisi kepala

Saat berlari, kepala harus ditegakkan, tidak mendongak ataupun menunduk. Posisi kepala terlalu menunduk hanya akan menghambat masuknya udara lewat saluran pernapasan, sehingga rasa cepat lelah akan lebih cepat timbul.

  • Posisi lengan

Guna menyeimbangkan tubuh agar tidak terjatuh, posisi lengan harus ditekuk 90 derajat dan diayunkan ke arah depan juga belakang sesuai irama kaki. Pastikan pula agar ayunan sejajar dengan pinggang Anda.

  • Posisi tangan

Tangan diposisikan menggenggam santai, sedikit ditekuk dan tidak dilepas.

  • Posisi perut

Tarik otot perut ke dalam dan tahan postur tersebut selama Anda berlari. Konon, teknik ini ampuh hilangkan perut membuncit akibat penumpukan lemak.

  • Posisi kaki

Pada saat kaki menapak di tanah, pastikan agar bagian depan kaki mendarat lebih dulu. Posisi kaki yang menyentuh tanah terlebih dahulu dikabarkan sangat berpengaruh terhadap kinerja juga efisiensi olahraga.

3. Jangan Pikirkan Soal Kecepatan

Tak perlu khawatir soal kecepatan, mengingat pernapasan menjadi salah satu hal yang penting dalam olahraga ini. Ketika nafas mulai terasa berat, Anda dapat mengurangi kecepatan lari. Pengaturan nafas yang baik dapat mencegah terjadinya nyeri di bagian perut seusai berlari.

4. Jogging dengan Cara Berlari-berjalan

Beberapa orang mungkin merasa olahraga ini terasa sangat berat bila kaki harus terus berlari. Jika terjadi demikian, Anda dapat berhenti sejenak dan mengistirahatkan tubuh sekaligus menstabilkan pernapasan dengan berjalan ringan. Dengan begitu, Anda dapat mengumpulkan tenaga lebih untuk melanjutkan lari.

5. Mulailah Secara Perlahan

Jangan terlalu memforsir tubuh Anda dengan lari jarak jauh sekaligus. Tak apa bila harus menjajal lari jarak pendek di awal percobaan latihan. Seiring bertambah kuatnya pernapasan juga stamina, jarak tempuh bisa ditingkatkan secara perlahan.

6. Lakukan Secara Teratur

Anda hanya akan merasakan manfaat jogging secara optimal bila menekuni latihan ini secara teratur dengan langkah tepat. Tidak muluk-muluk, cukup lakukan olahraga ini sekurangnya 150 menit di setiap minggunya. Perlu diingat, latihan dengan jarak 1,6 km setiap hari akan jauh lebih baik bagi kesehatan dibanding lari 5 km setiap 2 hari sekali.

Baca Juga : Pengertian dan Cara Okulasi yang Tepat

Memiliki tubuh bugar dan sehat lewat penerapan cara jogging yang benar akan menghadirkan keseimbangan mental dan fisik yang baik pula. Dengan begitu diharapkan tingkat kebahagiaan serta produktivitas sehari-hari akan meningkat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *